Wednesday, January 29, 2020

Madrasah Aliyah An-Nur, Madrasah Vokasi



Kementerian Agama (Kemenag) sedang menggalakkan madrasah vokasi atau madrasah keterampilan yang sensitif terhadap dunia kerja. Kendati bergerak di bidang pendidikan keterampilan, madrasah vokasi berbeda dengan sekolah kejuruan, madrasah vokasi akan memaksimalkan potensi yang ada di sekitar madrasah. Sejalan dengan hal tersebut mulai tahun ini Madrasah Aliyah An-Nur menyelenggarakan program vokasi.

Adapun tujuan dari program ini adalah membekali siswa dan siswi dengan berbagai macam ketrampilan sebagai bekal nanti setelah lulus madrasah. Sehingga nantinya jika siswa Madrasah Aliyah An-Nur tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,  mereka memiliki keahlian yang bisa digunakan untuk mendapatkan penghasilan. Tidak hanya itu, harapannya nanti siswa-siswi alumni Madrasah Aliyah An-Nur selain bisa menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri juga bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh kepala Madrasah Aliyah An-Nur Bapak Hasan Basri M. Pd.I. sesudah launcing Program Vokasi (21/1) " Kami optimistis program ini akan sangat membantu para siswa yang memiliki kecenderungan menonjol di bidang usaha dan industri. ''Semua potensi yang dimiliki peserta didik, akan kami fasilitasi semaksimal mungkin. Program vokasi selain sebagai sarana mengembangkan bakat dan kreatifitas. Tetapi juga digunakan sebagai sarana untuk membekali siswa dan siswi Madrasah Aliyah An-Nur supaya bisa bersaing di dunia kerja" Paparnya .

Progran Vokasi yang diselenggarakan oleh Madrasah Aliyah An-Nur ada enam keahlian, yaitu:
1 Tata boga
Program ini membekali siswa untuk bisa menjalankan bisnis di dunia kuliner. Adapun yang diajarkan adalah berbagai macam jenis jajanan ringan dan juga aneka roti serta kue.


2. Handy Craft
Dalam program ini siswi diajari ketrampilan dalam membuat berbagai macam kerajinan tangan. Misalnya membuat bros dan juga merajut. Tidak hanya itu program ini juga mengajarkan siswa mengolah bahan bekas menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomis. Misalnya membuat tas yang terbuat dari gelas air mineral.

3. Komputer
Program  komputer bertujuan membekali siswa untuk menguasi program office, desain grafis dan Video editing.

4. Elektronika
Melalui program ini siswa dapat mengetahui macam macam komponen yang umum dipakai dalam segala jenis pesawat elektronika.Sekaligus bisa mengukur & menguji baik dan rusaknya komponen elektronika

5. Membatik
Program membatik ini juga memiliki tujuan untuk melestarikan budaya batik. Selain itu program ini juga bertujuan untuk mengenalkan batik kepada generasi muda. Sehingga mereka memiliki kecintaan untuk memakai busana batik yang kini batik sudah diakui UNESCO sebagai warisan dunia.

6. Menjahit
Memberi bekal keterampilan hidup ( life skill ) berupa tata busana.menjahit pakaian pria, wanita, dan anak. dengan metode yang mudah dan cepat dipahami.

Dalam pelaksanaannya siswa diberikan pilihan untuk memilih Program  Vokasi yang diminati. Setelah itu mereka dikelompokkan berdasarkan minat, dibimbing oleh satu hingga dua guru yang memiliki keahlian dibidangnya serta para profesional di bidangnya. Siswa dan siswi begitu antusias dalam mengikuti program vokasi. Terlihat dari keseriusan siswa dalam memperhatikan penjelasan guru pembimbing dan mempraktekkannya.

Hillawatut tilawah siswi kelas XII mengungkapkan perasaan senangnya dengan program vokasi ini. "Saya senang sekali dengan program vokasi ini, berkat kegiatan ini saya bisa membuat aneka macam bros dan tas serta kerajinan tangan lainnya'"ungkapnya sambil menunjukkan bros buatannya. Perasaan senang juga diungkapkan oleh muhyiddin siswa kelas XII IPA " Dulu saya ingin sekali bisa membuat baju, sekarang keinginan saya tercapai. Berkat program vokasi ini saya sekarang sudah bisa membuat baju" ungkapnya bangga.


4 comments:

  1. Teruslah berkreasi karena berkreasi itu termasuk salah satu cara untuk memunculkan semangat serta skill yang tersimpan dalam setiap manusia khususnya siswa. Mantap

    ReplyDelete